Jejaknya terhapus hujan semalam
Wajahnya dibebat mendung
Kemarau sembunyi pagi
Sosoknya hilang bayang
Menghampiri sunyi
Kemarau rautnya masygul
Awan sembunyikan serinya
Dan aku merasa kehilangan
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar