Rabu, 12 Agustus 2020

KEMARAUKU DICURI

Kemarau mati angin tanpa arah
Jejaknya terhapus hujan semalam
Wajahnya dibebat mendung

Kemarau sembunyi pagi
Sosoknya hilang bayang
Menghampiri sunyi

Kemarau rautnya masygul
Awan sembunyikan serinya
Dan aku merasa kehilangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...