Tubuhnya meringkuk di dinding
Waktupun telah lupa warnanya
Terkadang ia menatap ruangan
Catnya kian pudar
Sawang coba membantunya tegak
Lukisan itu terasing sendiri
Tiada yang sengaja menolehnya
Cicak kawin pun enggan
Tidaklah menunggu bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga... Nilai... Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar