Tubuhnya meringkuk di dinding
Waktupun telah lupa warnanya
Terkadang ia menatap ruangan
Catnya kian pudar
Sawang coba membantunya tegak
Lukisan itu terasing sendiri
Tiada yang sengaja menolehnya
Cicak kawin pun enggan
Tiba-tiba saja bau itu menyergap, antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar