Sluku bathok
Tangan diikat letih
Putus asa
Wajah tak huruf
Pedang berkilat
Tajam api suluh
Mata merah
Penuh liar amarah
Leher ditetak
Suara babi ngorok
Darah terburai
Bilah dijilat kering
Bangkai tercebur
Sungai merah sumba
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar