Sluku bathok
Tangan diikat letih
Putus asa
Wajah tak huruf
Pedang berkilat
Tajam api suluh
Mata merah
Penuh liar amarah
Leher ditetak
Suara babi ngorok
Darah terburai
Bilah dijilat kering
Bangkai tercebur
Sungai merah sumba
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar