Rabu, 23 September 2020

MENGAIS MALAM

Ia menggantung malam di pos ronda
Asap rokok memucatkan warnanya

Bintang tetap terpaku di langit
Menemani sepi dan bulan sabit

Kopi jagung dituang di piring kecil
Diseduhnya aroma bunga kantil

Ia berteman dengan diam
Suara radio menyelinap kerap

Ketika angin berbisik
Ia melangkah lewati semak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...