Rabu, 23 September 2020

ANGIN MASUK

Pada mulanya siang hanyalah panas
Angin yang menghelanya ke teritis
Terkadang melewati jendela
Berputar melingkar di ruang hati

Peluh menitik di pelipis
Menetes menjadi mimpi siang
Ketika angin mengusap kulit
Panas sejuk saling silang


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...