Menyulam sarang di para-para
Kicaunya cerewet bersahutan
Diletakkan nyaman di dalamnya
Campuran rumput kering dan bulu
Hangat cinta aksentuasinya
Ketika anak menetas
Kering kemarau tilamnya
Dan angin mengasuhnya
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar