Menyulam sarang di para-para
Kicaunya cerewet bersahutan
Diletakkan nyaman di dalamnya
Campuran rumput kering dan bulu
Hangat cinta aksentuasinya
Ketika anak menetas
Kering kemarau tilamnya
Dan angin mengasuhnya
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar