Yang sejak lama diam
Hanya memandang benci
Dan bisik di ruang diskusi
Perlawanan adalah alat
Semenjak batu asah
Semenjak benturan kata
Hingga merah darah
Perlawanan adalah kita
Mayoritas tiada panggung
Menggeram dendam
Menusukkan hujah hingga luka
Tiba-tiba saja bau itu menyergap, antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar