sebab menghirup asap kemarau
Dengan bubur merah putih,
namanya ditambahi menjadi:
"Hutan Tanaman Industri"
Dengan lekas bertiwikrama
Melahap ulayat dan hutan primer
Tubuhnya bongsor penyakitan
Habitat bagi pembakar lahan
Serta kuli sadap
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar