Selasa, 26 Januari 2021

TABRAKAN

Kontur jalan itu menurun. Cukup tajam
Sepeda digenjot sekuat tenaga
Meluncur dan menghujam

Semakin ke bawah kian kencang
Jalanan berlobang dan kerikil. Tidak rata
Sepeda meluncur nyaris tiada gravitasi

Pada kecepatan maksimal
Sepeda hilang kendali
Tiba-tiba haluan belok, mengarah semak

Sepeda menumbuk belukar
Sepeda roda tiga terbalik
Adik menangis kaki tangannya tergores

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...