Minggu, 21 Februari 2021

PENINGGALAN

Tembok batu bercerita
Tentang keseharian hingga birahi puja

Tangga berjenjang dari Kamadhatu
Melewati Rupadhatu
Berakhir di Arupadhatu

Pradaksina delapan putaran tanpa putus
Berlawanan arah dengan jarum jam

Hawa nafsu sebagai dasar fondasi jiwa
Dengan lelaku mencoba mencapai bersih hati
Hingga moksa ke alam kadewataan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...