Minggu, 11 April 2021

ANGIN MALAM

Hujan tak datang dalam hitungan hari
Angin silir menantinya dengan sabar
Ruang malam telah kunang-kunang
Sedikit cahaya dari beranda menyapa

Di jendela utara angin masuk
Uluk salam sebagai kesiur
Gorden sedikit gemetar
Lampu kamar menyala

Setelah cukup bermain
Angin berjingkat di keremangan
Lewat lubang ventilasi
Terbang ke alam raya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AGUSTUS KE DELAPAN SATU

Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...