Kamis, 15 April 2021

HUJAN DUA SENJA

Siang selalu benderang
Tak ada tanda mengundang
Bahkan panas seperti biasa
Mengalirkan keringat

Sejak pagi matahari telah bertahta
Sinarnya gemilang
Semua yang dipandang terang
Bahkan angin berhembus

Ketika Asar menjelang
Langit tiba-tiba kusam
Di iringi suara gledek
Hujan turun dengan renyahnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AGUSTUS KE DELAPAN SATU

Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...