Rabu, 14 April 2021

KELABU

Hujan menampakkan wajahnya kelabu
Saat sore turun di halaman
Suaranya menggelegar, petir pamerkan kilaunya

Hujan meninggalkan kubangan
Karena air terus tanggal dari bibir langit
Suasana kian dipeluk dingin

Hujan tak dapat menahan burung layang
Rintiknya yang seperti perangkap sobek
Burung terbang dengan bebas

Hujan kian berisik
Seperti langit yang dicurahkan
Warna warni kian pudar, yang tersisa hanya kelabu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AGUSTUS KE DELAPAN SATU

Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...