Mengapa tak kembali kelasiku
Sekedar kabar tak tentu
Dahulu kau bekerja dalam bisu
Mengapa tak kembali kelasiku
Kini kau menjadi tajuk
Semoga damai rahayu
Mengapa tak kembali kelasiku
Apapun terjadi kau tetap Indonesiaku
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar