dan adi ari-ari
kudatangi dunia
Tanpa nama hanya cinta
Ayah takjub
dari mana aku datang
Bunda menyelimuti tubuhku
dengan bahagia
Di antara tetes darah perjuangan
Ada suka cita
Selepas mengadu jiwa
Bertambah satu jiwa
Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar