dan adi ari-ari
kudatangi dunia
Tanpa nama hanya cinta
Ayah takjub
dari mana aku datang
Bunda menyelimuti tubuhku
dengan bahagia
Di antara tetes darah perjuangan
Ada suka cita
Selepas mengadu jiwa
Bertambah satu jiwa
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar