Hujan datang ayal
Sebaris gerimis
Tak sampai kuyup
Di ujung musim
Panas merayap
Menjadi sejalur keringat
Menetes di dahi dan dada
Di ujung musim
Hujan dan panas bertukar
Dan angin terbang
Sebagai pewarta
Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar