Tulisan telah menitis buku
Kata-katanya berbaris rapiDicetak dalam lembaran yang terjaga
Tak lekang oleh waktu apatah zaman
Dikandungnya makna segenapnya
Yang tersurat ataupun tersirat
Menjadi abadi sebagai bacaan
Fondasi teruntuk budaya
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar