Pada lembar kertas yang terjaga
Dihiasinya setiap baris dengan bunga kata
Hingga hati sibuk menerjemahkannya
Karena suara selalu berselisih faham
Menempatkan makna pada cakranya
Maka rima menjadi rambu
Menjaga puisi dari sesat arti
Tidaklah menunggu bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga... Nilai... Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata
Tidak ada komentar:
Posting Komentar