Dengan kata kita menggores
Secermin retak serambut gelisahWalau direkatkan oleh cinta
Bekasnya tetap serabut
Katanya waktu menyembuhkan
Menetapi sabar dan solat
Namun sisanya sebagai bekas luka
Menebal di palung hati
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar