Rasuki liang lahat yang keras kemarau
Sekedar jarak coba bertahan
Selembar masker melindungi
Virus merebak sebagai cendawan di musim hujan
Meruyak seumpama deret ukur
Puncaknya serupa gunung es
Maka bertiwikrama menjadi pandemi
Tiba-tiba saja bau itu menyergap, antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar