Jumat, 16 Juli 2021

KECEWA

Kecewa mendatangi dalam rupa pedih perih
Tanpa sekecap kata pun, lirih
Hati sebagai air jernih yang disibak
Permukaannya keruh dan beriak

Pada mulanya adalah percaya diri
Bersama harap-harap cemas
Mereka menjadi sedikit pongah
Sebelum kecewa memporak porandakan

Sejenak pikir hilang arah
Tanpa pegangan tenggelam di lautan emosi
Namun kesadaran meredam segala
Seperti hujan di pagi hari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

BAU ITU

Tiba-tiba saja bau itu menyergap,  antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...