Senin, 23 Agustus 2021

MAAF

Sebagaimana maaf diletakkan di luasan hati
Tiada sepatah kata jua tepat menghardik
Dengan setipis senyuman bijak bestari
Mendung hilang diterpa angin

Sesungguhnya maaf sebagai pagi berseri
Warnanya terang kemarau panjang
Tak hanya burung yang bernyanyi
Senyum pun menepis kelabu debu

Sekian maaf melesat hingga ujar
Suasana likat hingga canggung
Diam sebagai yang ke tiga
Dan dua ego kembali bertaut

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...