Selasa, 24 Agustus 2021

NYAWA

Telah dicabut satu nyawa
Dan diletakkan di kolom obituari
Sebagai woro-woro bagi pembaca
Berharap istirahat dalam damai

Liang lahat telah digali
Agak keras karena kemarau
Sanak berkumpul sanak kembali
Hanya Kamboja yang menunggu

Rumah duka tempat bersimbah kenangan
Terkadang ada sedu sedan mengiringi
Rindu mendatangi dengan derai air mata

Kadang kau sambang di senyumnya genduk
Kadang di bola mata thole
Seringnya lewat angin lalu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AGUSTUS KE DELAPAN SATU

Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...