Sabtu, 27 November 2021

GERIMIS PAGI

Gerimis tak takut pada matahari
Dengan semangat berebutan jatuh ke bumi
Disapanya daun hingga basah berseri
Di jalanan desa, membuat kubangan kecil

Di pawon gerimis disambut oleh asap kayu bakar
Kadang diikuti letikan bara
Baunya bercampur dengan tanah basah
Juga aroma kopi diseduh air panas

Kehidupan tetap hadir
Hingga pelosok ia menghampiri
Sepenuh awan mendung melingkupi
Karena pagi miliki gairahnya sendiri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...