Tak ada angin hanya sumuk
Mendung serupa riasan, tebal
Melingkupi menutupi
Sedikit demi sedikit langit merekah
Menumpahkan kandungannya
Titik air yang jatuh bersatu dengan tanah
Melepas petrikor dari pelukannya
Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar