Rabu, 29 Desember 2021

BODOH UNTUK MENANGIS

Ada apa denganmu? 
Menangis di bibir ranjang
Menghadang matahari terbenam
Jatuh di pelimbahan jua

Ketika kau menguak takdir
Kemudian menjadi tiga
Kau, aku dan duka
Mengembang rembang air mata

Kata diam senyap
Satu dua kali menjadi isak
Dan jendela menjadi bingkai
Bagi lanskap hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LELAKI YANG MENGGADANG MALAM

Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...