Minggu, 06 Maret 2022

KONTROVERSI

Karena sejarah ditulis ulang oleh pemenang
Maka pembantaian adalah sakral
Maka mengalirkan darah adalah penyucian
Sebuah inkuisisi

Sebagaimana air mata telah mengering
Sehingga duka lara terbaring di tanah Merah
Kekalahan adalah sebuah luka nganga
Meruyak dalam pikiran menimbun hati dengan benci

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...