Pada tangkainya ia melenggok
Menanggung beban
Keindahannya sebagai birahi lebah
Warna yang memudar
Sebelum lenyap ditelan waktu
Tak bunga tak lebah
Hanya kelopak jatuh di tanah
Tiada tangkai rebah
Sekedar daun menguning
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar