Jumat, 13 Mei 2022

SELAMAT DATANG KEMARAU

Sosokmu belum lagi genap mendatangi
Namun panasmu telah menampar wajah
Terbawa angin musim
Terbang hinggap pucuk pepohonan

Terkadang hujan mengambil panggung
Hanya gerimis selamat tinggal
Tak meninggalkan basah
Hanya sumuk yang mengepung

Kehidupan tiada berubah
Hanya saja panas memperlambat
Dan siang yang berpeluh
Hanya butuh teduh

Senja menjelang
Matahari menanggalkan sebagian panasnya
Diletakkannya mimpi malam
Di ranjang berkelambu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEBAKARAN

Hutan terbakar; itupun jika disebut hutan Api berkobar karena salah kemarau Dan dosa angin yang meniup hingga tetangga Tiada dosa puntung ro...