Sabtu, 04 Juni 2022

HUJAN JUNI

Hujan memilih siang sebagai destinasi
Dengan woro-woro suara geledek di kejauhan
Sebelumnya mendung menutupi langit dunia
Dari pagi hingga matahari

Bau tanah basah merasuk lewat jendela
Diikuti  detak ritmis hujan yang sejuk
Tatap mataku melanglang jauh
Nun di ufuk hatiku terpaut

Hujan kian intens mendera
Siang telah hilang entah ke mana
Demikian pula matahari yang berapi
Sosoknya lenyap bersembunyi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

JANGAN TUNGGU LAMA

Tidaklah menunggu  bahkan menunda Sebab tiada hasil nir keringat Harga...  Nilai...  Dinisbahkan pada waktu Ditasbihkan lewat air mata