Senin, 15 Agustus 2022

PARADOKS

Musim menanggalkan pakemnya
Kerana langit bunting tua
Padahal kemarau juga ingkar janji
Hanya datang ketika angin

Adakah tahun berlalu atawa berkurang
Mungkin saja bertambah jumlahnya
Tapi jika dihitung-hitung mundur dengan jari telanjang
Tanggal satu per satu setiap musimnya


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...