Kerana langit bunting tua
Padahal kemarau juga ingkar janji
Hanya datang ketika angin
Adakah tahun berlalu atawa berkurang
Mungkin saja bertambah jumlahnya
Tapi jika dihitung-hitung mundur dengan jari telanjang
Tanggal satu per satu setiap musimnya
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar