Jumat, 16 September 2022

GARIS TANGAN

Garis tangan menggenggam isyarat, 
tentang masa depan yang dekat
Sebagaimana terpatri di lauh mahfudz, 
tarian Gipsi serta kartu tarot

Ia meminta telapak tanganku. Yang kiri.
Lalu dielusnya lembut, 
dengan ke empat jarinya

Ia mengawasi telapak dengan seksama
Dan pandangannya menyusuri garis tangan
Dengan hampir berbisik ia menanya nama dan usiaku

Setelah sepenanak nasi 
ia menafsir dan menaksir garis
Dibacanya setiap tanda, 
lintang dan bujur, 
putus dan sambung, 
lurus bercabang

Seperti primbon
Seperti jangka ramalan

Digarisinya nasibku dengan segenap tafsir

1 komentar:

  1. Puisi "GARIS TANGAN" ini menggambarkan sebuah suasana mistis tentang peramalan melalui garis tangan. Dengan sentuhan lembut dan perhatian terhadap detail, puisi ini menyiratkan makna tentang takdir, nasib, dan prediksi masa depan yang penuh misteri. Adakah hal tertentu yang menginspirasi puisi ini?

    BalasHapus

HARI RAYA SELAYANG PANDANG

Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...