Rabu, 07 September 2022

TENUN

Secarik kain baru saja selesai ditenun
Warnanya masih semburat muda teruna
Sejalur keringat leleh di dahinya
Nampak sisa lelah di jemarinya

Ada sidik dalam tenun
Kearifan leluhur 
Sebagaimana menjahit 
Benang jua berpilin

Setelah kain paripurna
Dilipatannya ditaburi bunga setaman
Disimpan nyaman dalam lemari jati tua
Menanti jodohnya membayar mahar

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AGUSTUS KE DELAPAN SATU

Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...