Senin, 03 Oktober 2022

LUKISAN TUA

Mata itu hanya mendustakan usia
Catnya telah memudar dikikis waktu
Dulu sekali lukisan itu selalu bercerita
Tentang warna bahagia yang rindu

Di waktu lalu seulas senyum sering menghampiri
Menyapa penghuni sebagaimana keluarga
Sebagai bahagian dari rumah tiada bingkai
Di tembok yang putih kapur kelupas

Ketika tahun telah hilang makna
Ditelan segenap kenangan yang meranggas
Lukisan nyaris menggantang sepi
Seperti sawang di para-para sunyi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AGUSTUS KE DELAPAN SATU

Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...