Minggu, 20 November 2022

MENDUNG SIANG DAN TIDUR

Tubuhku dihempas mendung di dipan
Hanya ungkeb dan keringat adanya
Angin pun dibekap langit kelam
Maka mata berat dibanduli kantuk

Burung layang terbang melawat musim
Dan hari semakin senyap menanti hujan
Hanya menunggu waktu bergulir
Segera air menitik sebagai gerimis

Dari jendela ku raih mimpi yang berceceran
Ku pasang sebagai labirin dalam tidur
Hari terlewat tanpa terasa
Ketika bangun maghrib telah basah kuyup

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...