Senin, 30 Januari 2023

IKAN

Sebagaimana petarung menentang arus, 
ikan mengibaskan ekornya
Menyusuri tanah lahir menuju lubuk, 
di sana telur memijah

Mari kita sergap maut beramai, 
tanpa perlu gentar gemetar
Tak usah menoleh ke belakang
Sekali berarti lalu mati

Di riam curam adalah sebenar perjuangan
Dipenuhinya sungai dengan halang rintang
Di mana air beriak tanda tak dalam
Di balik bebatuan maut mengintai

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LELAKI YANG MENGGADANG MALAM

Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...