Kata-kata surut menjauhi garis pantai
Lalu ia mengamuk sebagai tsunami
Ketika amarah datang bergelombang
Membentur tembok memecah karang
Meniup hingga sekam arang
Memang lukanya cepat mengering
Namun bekasnya tak hilang
Sebagai segaris samar kecewa
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar