Pikiran pun terhuyung di pojok teras
Perlahan amarah memerah
Bekilat menjadi biji mata
Namun air mata menghadang pandang
Memisahkan kau dan aku
Disetarikan nafas amarah menghunjam
Sebagai kata sebagai tuba
Tiba-tiba saja bau itu menyergap, antara ada dan tiada Aroma tubuhmu dan pewangi kodian, membangkitkan ingatan Kesadaranku perlahan mengend...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar