Menganga...
Melahap...
Hingga gelap
Kala...
Muntahkan...
Pisahkan...
Matahari dan bulan
Kala kembali bersemayam di sunyi waktu dinina bobokan oleh Durga Kali di Setra Ganda Mayit menanti pertemuan kembali dengan temantennya
Kopiku gemetar Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar