Minggu, 14 Mei 2023

KEMANAKAH JIWA?

Tidaklah ia melintas di keabadian
Dengan sayapnya berwarna perak
Menjelajah padang perburuan
Lalu hinggap bertengger di pokok kayu tua

Lain ketika terbang tinggi di langit jelaga
Mengikuti arus angin kembara
Menukik di hamparan bumi tembaga
Dan terdiam ketika sejengkal matahari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...