Dengan sayapnya berwarna perak
Menjelajah padang perburuan
Lalu hinggap bertengger di pokok kayu tua
Lain ketika terbang tinggi di langit jelaga
Mengikuti arus angin kembara
Menukik di hamparan bumi tembaga
Dan terdiam ketika sejengkal matahari
Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar