Senin, 24 Juli 2023

IA LEWAT DI DEPAN RUMAH KETIKA SORE MEREBAK

Kemarau adalah payung yang disangga di bahu
Wajahmu sumringah antara terik matahari sore dan merah kersen

Mataku pun tak lekang memandang ketika kau lewat
Detak jantung memacu darah ke wajah, dan aku terkesima

Ku coba ramah dengan melempar senyum namun mulut terkatup sebab malu
Ia kerlingkan matanya yang kejora tepat menancap di hatiku

Dan jalan kecil di depan rumah seperti hamparan permadani menuju senja
Menanggalkan jejaknya sebagai tanda kehadirannya bagi mata dan hati yang mendamba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...