Jadi!, maka jadilah cemas
Ditumbuhi sedikit prasangka dan ragu,
sebagaimana kisahmu terbaca oleh waktu
(Cemas adalah kilau pendar mata
ketika kata terdiam tanpa suara)
Demikian itu cemas merambah
Merasuki setiap relung
Menjangkiti akal
Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh Menahan duka nestapa Sebenta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar