Minggu, 29 Oktober 2023

ADIL

Keadilan hanyalah bunga kata
Serupa anak bermain
Adakalanya beradu dan menangis
Seringnya berjalan bergandengan

Seperti sariawan ia merebak
Nyerinya perih yang meradang
Lidah kelu jua adanya
Dan janji seperti dipilin, terhingga

Setelah kata terburai; cerai berai
Maka huruf dibersihkan. Satu per satu. 
Lalu disimpannya di tempat yang terjaga
Diawasi dewi bermata satu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...