Lampunya menatap, pijar
Dicabiknya pelipis hingga dagu
Sejalur luka menyoren
Wajah jua berpaling
Di depan topeng teraling
Lalu diletakkannya wajah di atas nampan
Bagi kepala kosong adalah sebuah topeng
Dan tatapnya liar serta senyumnya seringai
Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar