Selasa, 09 Januari 2024

CANTIK

Seperti menghitung jari, 
digenapinya seantero rindu
Dirias oleh percik pesona, 
di setiap lirik yang menghunjam

Seulas senyum mengembang, 
di wajah buluh perindu
Sebagai madu, 
sebagai lesung di pipinya

Tidakkah ia bersuara, 
serupa angin musim yang basah
Hingga jantung berdegup, 
iramanya meninabobokan

Mata perlahan mengatup, 
namun hati menatap lewat damba
Lalu kau bersemayam di dalam pikiran,
hingga wajahmu terpeta jelas

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HARI RAYA SELAYANG PANDANG

Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...