Jumat, 08 Maret 2024

MENEMBUS HUJAN

Di bawah teritis mataku nyalang
Sedang hujan tetap temberang
Dingin menyandera tanganku bersilang

Sekian waktu berselang
Sia-sia penantian
Hujan tak juga hilang

Ketika itu bermula gelisah
Ku songsong derasnya hujan
Ku tembus gelapnya malam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

PESAWAT

Kopiku gemetar              Bibir mengatup Seperti geram Membelah langit Lewat suara Lalu melesat Demi waktu Ia penuju Dibalik halimun Kopi ...