Senin, 04 Maret 2024

RAMADHAN KEMBALI

Cepat sekali Ramadhan datang tepat di depan pintu
Dibawanya sahur sebagai hidangan
Dimana siang dengan kantuknya
Dan malam-malam ibadah yang dihamparkan

Malam seribu bulan sendiri tengah menanti ketikanya
Dalam gerimis rahmat turun dan catatan diterakan
Sungguh ampunan diobral hingga datang subuh
Di malam sepuluh yang terhitung

Nikmat terutama adalah tegukan pertama pada maghrib yang barokah
Anak-anak bergegas melepas tali kekangnya
Di atas meja adalah hidangan
Dalam suapan hanyalah syukur adanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LELAKI YANG MENGGADANG MALAM

Malam sepertinya tak pernah jelaga Karena bintang kerap tercerna Sebagai hidangan penutup Ia menyeduh kopi dengan harap Dan pahitnya membumb...