Kamis, 28 Maret 2024

MENYIBAK MALAM

Sepanjang jalan masih basah
Bekas hujan tadi
Udara menggigil
Bulan pucat di naungan

Sepanjang jalan hanya sepi
Satu dua titik hujan luruh
Berpendar terkena sinar lampu
Lalu pecah bagai ratna

Ketika gelap malam tersingkap
Di pelupuk, rumah telah nampak
Di bawah kanopi ia bersimpuh
Siluetnya samar. Kelabu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RUMAH

Kita rebahkan lelah dengan seikat keluh kesah Tentang dunia yang senantiasa renta Hingga punggung pun mengaduh  Menahan duka nestapa Sebenta...