Sabtu, 23 Maret 2024

BUMI MEREGANG

Punggungnya yang beban melepas lelah sejenak
Sekadar meregang otot yang kaku
Dan dada yang dilimpahi cemas
Membawa kaki berlari

Lampu bohlampun bergoyang
Debu dan sawang berjatuhan
Burung beterbangan tak tentu arah
Bumi tetap jua meregang

Sekian waktu berselang
Setelah hilang goncangan
Genteng sedikit melorot
Tak kerusakan berarti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HARI RAYA SELAYANG PANDANG

Sumpah serapah tersandera macet Pendingin mobil tiada kuasa Kemudi kian membebani Hanya matahari siang yang sumringah Dari berdendang hingga...