Sabtu, 13 April 2024

FRIKSI

Seketika itu, kata saling bergesekan
Lelatunya beralih amarah

Dengan jarak sebagai waktu bakarnya
Jadilah kobaran dengki di hati

Dari kilat mata yang selidik
Pandang telah bertirai benci

Senyap sudah gajah di pelupuk, 
karena nila setitik

Setelahnya hanya adu punggung
Tak toleh hanya sedikit sesal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

AGUSTUS KE DELAPAN SATU

Podium hanyalah ruang caci maki Dan mimpi besar kemakmuran Adalah oligarki beserta kroni Ku reguk kopi pagi Terasa pahitnya hari Dikunyah de...